Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, PT. Banjarsari Pribumi menyelenggarakan kegiatan edukasi terhadap Praktik Pengelolaan Sampah bagi siswa SMPN 2 Merapi Timur.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya peduli lingkungan serta penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang dilaksanakan pada Senin, 22 Juni 2026, bertempat di TPS 3R Masda Jaya, Desa Arahan, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.
Kegiatan edukasi ini diikuti oleh 70 orang siswa SMP beserta guru pendamping. Melalui program ini, para siswa diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai jenis dan karakteristik sampah, memahami cara pemilahan yang benar, serta memiliki keterampilan dalam mengolah sampah organik maupun anorganik menjadi produk yang bermanfaat.
Praktik Langsung Pengelolaan Sampah
Acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan agenda registrasi peserta dan pembukaan. Memasuki sesi inti, para siswa langsung diajak melakukan praktik pemilahan sampah organik dan anorganik yang dipandu langsung oleh panitia.
Selaku narasumber, Bapak Herdiansyah memberikan pemaparan mendalam mengenai konsep pengelolaan sampah berbasis 3R. Dalam sesinya, ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan mulai dari lingkungan sekolah.
“Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang memerlukan perhatian dan keterlibatan semua pihak, termasuk generasi muda.
Melalui edukasi sejak dini, kita semua berharap para siswa memiliki pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan dalam mengelola sampah secara bijak. Budaya peduli lingkungan ini harus kita tanamkan bersama demi masa depan yang lebih bersih,” ujar Bapak Herdiansyah saat menyampaikan materinya.
Komitmen PT Banjarsari Pribumi dalam Mendukung Pelestarian Lingkungan
Pada kesempatan ini, pihak perusahaan PT Banjarsari Pribumi turut hadir memberikan dukungan bagi para siswa SMPN 2 Merapi Timur serta para pengelola TPS 3R Masda Jaya. Pihak perusahaan menekankan pentingnya sinergi antara dunia industri, lembaga pengelolaan sampah, dan institusi pendidikan dalam menjaga kelestarian ekosistem lokal.
Penyampaian yang disampaikan oleh Bapak Julian selaku Supervisor Environment PT Banjarsari Pribumi, memberikan penjelasan mengenai pentingnya implementasi nyata dari kegiatan ini di lapangan.
Beliau menekankan bahwa kolaborasi seperti ini harus berkelanjutan agar dampak positifnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.
“Aksi lingkungan ini tidak boleh berhenti sampai di sini saja. Penjelasan dan praktik yang didapatkan hari ini harus menjadi modal bagi kita semua, khususnya generasi muda, untuk mulai bergerak dari lingkungan terkecil. Sinergi antara perusahaan, TPS 3R, dan sekolah adalah langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujar Bapak Julian saat menyampaikan materinya.
Membangun Budaya Peduli Lingkungan Sejak Dini
Tidak hanya mendapatkan teori, para peserta juga dibekali keterampilan praktis yang dipandu oleh Kader Bank Sampah dan Tim TPS 3R. Dalam sesi praktik tersebut, para siswa diajarkan cara pembuatan Eco Enzyme serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi kerajinan tangan yang bernilai guna.
Sebagai bentuk aksi nyata terhadap kepedulian lingkungan, kegiatan ini juga diisi dengan aksi simbolis penanaman pohon bersama di kawasan sekitar. Seluruh rangkaian acara ditutup pada pukul 16.00 WIB dengan sesi diskusi, evaluasi, serta dokumentasi bersama.
Melalui penyusunan acuan kerja ini, TPS 3R Masda Jaya bersama PT Banjarsari Pribumi berharap kegiatan edukasi sejak dini mampu menumbuhkan kesadaran dan perilaku ramah lingkungan yang bermanfaat dan berkelanjutan.


